Ukraina Memerintahkan Penarikan Pasukan dari Krimea
Pada 24 Maret 2014, pemerintah Ukraina memerintahkan penarikan pasukan militernya dari wilayah Krimea beserta evakuasi keluarga para personel militer. Keputusan tersebut diumumkan oleh Presiden sementara Ukraina, Oleksandr Turchynov, karena meningkatnya ancaman terhadap keselamatan tentara Ukraina dan keluarga mereka.
Keputusan itu diambil setelah pasukan Rusia mengambil alih sejumlah pangkalan militer Ukraina di Krimea, termasuk pangkalan angkatan laut di Feodosia. Pada saat yang sama, Rusia telah meresmikan pencaplokan Krimea pada 21 Maret 2014, setelah referendum yang hasil dan keabsahannya ditentang oleh Ukraina serta negara-negara Barat.
- Penyebab kejadian diduga sebagai berikut: Konflik politik: Ketegangan antara Ukraina dan Rusia meningkat setelah pergantian pemerintahan di Ukraina pada Februari 2014. Penguasaan wilayah: Pasukan Rusia mengambil alih sejumlah instalasi militer Ukraina di Krimea. Ancaman keselamatan: Pemerintah Ukraina menyatakan penarikan pasukan diperlukan untuk melindungi personel militer dan keluarganya
- Beberapa dampak yang ditimbulkan: Ukraina kehilangan kendali atas sebagian besar instalasi militernya di Krimea.
- Personel militer Ukraina dan keluarga mereka mulai dipindahkan ke wilayah daratan Ukraina.
- Hubungan Rusia dengan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa semakin tegang.
- Negara-negara G7 membahas langkah diplomatik dan kemungkinan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia. news.trust.org+1
Peristiwa ini merupakan bagian penting dari krisis Ukraina–Rusia pada 2014. Penarikan pasukan dilakukan oleh pemerintah Ukraina untuk melindungi keselamatan tentaranya setelah Rusia menguasai Krimea. Peristiwa tersebut turut memperburuk hubungan Rusia dengan negara-negara Barat.
Sumber berita: Reuters, 24 Maret 2014 · Al Jazeera, 24 Maret 2014