Peluncuran SMS Broadcast Pemilu
Jakarta | Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) meluncurkan layanan SMS Broadcast Pemilu 2014. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, pada Senin, 24 Maret 2014,
Peluncuran tersebut diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, bersama Ketua KPU, Husni Kamil Manik, serta dihadiri perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan operator telekomunikasi. Program ini bertujuan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2014.
Program SMS Broadcast diluncurkan karena pemerintah khawatir angka golongan putih (golput), yaitu masyarakat yang tidak menggunakan hak pilihnya, akan meningkat. Data Pemilu 2009 menunjukkan angka golput mencapai sekitar 29,6%. Oleh karena itu, pemerintah memanfaatkan teknologi komunikasi untuk menyebarkan ajakan berpartisipasi dalam pemilu.
Tujuan peluncuran SMS Broadcast
- Mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2014.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemilu.
- Menyebarkan pesan ajakan memilih melalui jaringan operator telekomunikasi.
- Mengurangi kemungkinan meningkatnya angka golput.
- Mendukung penyebaran informasi pemilu secara lebih luas dan praktis. Kementerian Komunikasi dan Digital
Dampak dan manfaat
- Masyarakat dapat menerima ajakan berpartisipasi dalam pemilu melalui telepon seluler.
- Teknologi SMS dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi pemerintah dengan masyarakat.
- Program ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilu 2014.
Namun, peluncuran program tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa angka golput berhasil diturunkan; diperlukan data partisipasi pemilih untuk menilai hasilnya.
Peluncuran SMS Broadcast Pemilu 2014 pada 24 Maret 2014 merupakan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu melalui teknologi komunikasi. Program ini menunjukkan pemanfaatan telepon seluler sebagai media penyebaran informasi dan ajakan kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya.
Sumber berita: Kementerian Komunikasi dan Digital — Menkominfo dan Ketua KPU Luncurkan Broadcast SMS Perdana Ajakan Pemilu 2014 .