Pakar Kesehatan Peringatkan Risiko Kerusakan Mata
Menjelang gerhana matahari total pada 20 Maret 2015, sejumlah organisasi kesehatan dan profesi optometri mengingatkan masyarakat agar tidak melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan khusus. Paparan cahaya Matahari dapat merusak retina dan menyebabkan gangguan penglihatan permanen, bahkan ketika sebagian permukaan Matahari tertutup oleh Bulan.
London | Sejumlah lembaga kesehatan mengeluarkan peringatan keselamatan mata menjelang gerhana matahari yang diperkirakan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2015. Di Inggris, Association of Optometrists (AOP) dan Public Health England mengimbau masyarakat menggunakan metode pengamatan yang aman untuk menghindari kerusakan mata akibat paparan sinar Matahari, 17 Maret 2015.
Gerhana matahari terjadi ketika Bulan melintas di antara Bumi dan Matahari sehingga sebagian atau seluruh piringan Matahari tertutup dari pandangan pengamat di Bumi. Fenomena ini menarik perhatian masyarakat, tetapi pengamatan tanpa perlindungan yang tepat dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan mata.
Peringatan tersebut disampaikan menjelang gerhana matahari total yang jalur totalitasnya melintasi kawasan Atlantik Utara dan Kepulauan Faroe serta Svalbard. Di Inggris, gerhana terlihat sebagai gerhana sebagian, dengan besarnya bagian Matahari yang tertutup berbeda menurut lokasi pengamatan.
Para ahli kesehatan mata menjelaskan bahwa melihat Matahari secara langsung tanpa perlindungan yang sesuai dapat menyebabkan kerusakan pada retina, yaitu jaringan peka cahaya di bagian belakang mata.
Kondisi tersebut dikenal sebagai retinopati surya (solar retinopathy). Kerusakan dapat menyebabkan penglihatan kabur, munculnya titik buta di pusat penglihatan, atau perubahan kemampuan melihat detail. Pada kasus tertentu, gangguan tersebut dapat berlangsung lama atau menjadi permanen.
Risiko ini tetap ada saat gerhana berlangsung karena cahaya Matahari yang tersisa masih cukup kuat untuk merusak jaringan mata. Berkurangnya cahaya lingkungan selama gerhana juga dapat membuat seseorang merasa lebih nyaman untuk menatap Matahari, meskipun tindakan tersebut tetap berbahaya tanpa perlindungan yang tepat.
Public Health England menegaskan bahwa kacamata hitam biasa tidak memberikan perlindungan yang memadai untuk melihat gerhana matahari secara langsung.
Association of Optometrists menyarankan masyarakat menggunakan metode pengamatan tidak langsung, seperti proyektor lubang jarum (pinhole projector), untuk melihat bentuk gerhana tanpa menatap Matahari secara langsung.
Penggunaan filter surya khusus juga dapat menjadi pilihan apabila perangkat tersebut memang dirancang untuk pengamatan Matahari. Filter yang sesuai harus dipasang dengan benar dan diperiksa sebelum digunakan.
Masyarakat juga diperingatkan agar tidak melihat Matahari melalui kamera, teropong, atau teleskop tanpa filter surya khusus yang dirancang untuk perangkat tersebut. Alat optik dapat memusatkan cahaya dan meningkatkan risiko cedera mata apabila digunakan tanpa perlindungan yang tepat.
Anak-anak termasuk kelompok yang perlu mendapat perhatian selama pengamatan gerhana matahari. Orang tua dan guru dianjurkan memastikan bahwa metode pengamatan yang digunakan aman serta anak-anak memahami bahaya menatap Matahari secara langsung.
Pengamatan melalui proyeksi tidak langsung menjadi alternatif bagi sekolah dan kelompok masyarakat yang ingin menyaksikan fenomena astronomi tersebut tanpa harus melihat Matahari secara langsung.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak menggunakan kaca berwarna, film fotografi, atau bahan rumahan yang tidak dirancang sebagai filter surya. Bahan-bahan tersebut tidak dapat dianggap sebagai perlindungan mata yang aman hanya karena mengurangi intensitas cahaya yang terlihat.
Gerhana matahari pada 20 Maret 2015 menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan fenomena astronomi yang relatif jarang terjadi di suatu lokasi. Namun, lembaga kesehatan mengingatkan bahwa keselamatan mata harus menjadi prioritas selama seluruh proses pengamatan.
Peringatan tersebut menekankan bahwa gerhana dapat dinikmati melalui metode pengamatan yang benar tanpa menempatkan penglihatan dalam risiko. Masyarakat dianjurkan mengikuti panduan lembaga astronomi dan kesehatan mata serta menghindari segala bentuk pengamatan langsung tanpa perlindungan yang sesuai.
Sumber: Association of Optometrists (AOP), AOP Solar Eclipse Advice, 17 Maret 2015; Public Health England, Don’t Let Your Eyes Take the Strain in the Eclipse, 17 Maret 2015; serta NASA, katalog gerhana matahari tahun 2015.
Referensi