Gandeng Petani Milenial, Pemko Dorong BKMT Kota Padang Bertransformasi di Palanta Walikota
Suasana religius yang berbalut semangat kemajuan menyelimuti Palanta Rumah Walikota Padang. Lantunan syahdu selawat dari tim Shalawat BKMT yang tampil memukau mengawali rangkaian acara, disusul dengan khidmatnya lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars BKMT yang dinyanyikan bersama oleh seluruh hadirin yang memadati ruangan.
Shinzen News | Padang – Suasana religius yang berbalut semangat kemajuan menyelimuti aula Palanta Rumah Walikota Padang pada Rabu (07/10/2026) pagi, saat lantunan syahdu selawat dari tim Shalawat BKMT tampil memukau mengawali seluruh rangkaian acara yang dilanjutkan dengan khidmatnya lagu kebangsaan Indonesia Raya serta Mars BKMT. Momen penuh semangat kebersamaan tersebut menjadi pembuka yang manis bagi gelaran Musyawarah Daerah (Musda) BKMT Kota Padang yang dihadiri oleh jajaran penting daerah, mulai dari para Camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari 11 kecamatan, hingga Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, M.Pd.
Momen tersebut menjadi pembuka yang manis bagi gelaran Musyawarah Daerah (Musda) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Padang. Mengusung tema besar “BKMT Bersinergi, Umat Berdaya, Padang Maju dan Sejahtera”, forum tertinggi organisasi ini dihadiri oleh jajaran penting, mulai dari para Camat, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari 11 kecamatan, hingga Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, M.Pd.
Saat memberikan pidato sambutan di atas podium, Wakil Wali Kota Padang, H. Maigus Nasir, membawa perspektif baru yang menyegarkan bagi masa depan organisasi. Beliau secara gamblang menekankan bahwa BKMT ke depan harus melepas citra lama yang identik sebagai wadah berkumpulnya kaum lansia saja. Sebaliknya, BKMT harus bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi umat yang ramah terhadap generasi muda dan teknologi. Sebagai bukti nyata potensi pemuda di Padang, Maigus Nasir membagikan kisah sukses dua program “Petani Milenial” binaan lokal.
“Di wilayah Pauh, kita punya anak muda bernama Ali yang sukses memproduksi melon premium hingga 1,3 ton per bulan untuk konsumsi pasar lokal. Sementara di Nanggalo, ada Ridwan yang memanfaatkan botol bekas sebagai media hidroponik untuk memasok selada ke hotel-hotel dan restoran,” urai beliau di hadapan ratusan audiens yang hadir.
Keselarasan program kerja tersebut turut ditegaskan oleh Andriani, S.PdI, Wakil Sekretaris BKMT Kota Padang yang juga menjabat sebagai Sekretaris BKMT Kecamatan Lubuk Begalung. Menurutnya, inovasi program kerja memerlukan dukungan administratif dan struktural yang kokoh hingga ke tingkat akar rumput.
“Untuk melahirkan klaster ‘Petani Milenial’ atau agen ekonomi kreatif baru seperti yang dicontohkan dalam pidato tadi, BKMT di tingkat kecamatan hingga kelurahan akan memperkuat sinergi bersama KUA, penyuluh agama, dan organisasi kepemudaan setempat. Kami ingin struktur kepengurusan yang baru ini bekerja dengan manajemen modern yang lebih inklusif bagi generasi muda,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Melalui Musda ini, H. Maigus Nasir berharap kepengurusan BKMT Kota Padang yang baru dapat melahirkan program-program strategis yang mampu merangkul anak muda, salah satunya dengan mengaktifkan kembali sektor finansial berbasis umat seperti Baitul Maal wa Tamwil (BMT), zakat, dan wakaf. Di akhir arahannya, beliau memberikan apresiasi khusus kepada mitra kerja organisasi, termasuk sinergi bersama Wali Kota Padang Bapak Fadly Amran, dan berharap program keagamaan ini berjalan selaras demi mewujudkan Kota Padang yang madani dan sejahtera.